Korea Utara ialah
Salah satu negeri yang paling sedikit diliput oleh jurnalis atau media
internasional, hal ini disebabkan karena sistem tertutup yang dianut
negara semenanjung itu yang hingga kini masih berstatus siaga “perang
Korea 1953” terhadap tetangga serumpunya Korea Selatan.
Ditengah hubungan panas dingin tersebut,
kabar baru justru disampaikan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA.
Mereka melansir bahwa para ilmuwan Institut Riset Mikrobiologi di pusat
Akademi Sains Korea Utara tengah melakukan pengembangan sebuah minuman
berenergi berbasis jamur.
KCNA mangkalim bahwa temuan ini sangat
efektif memulihkan energi dan kemampuan fisik. “Mereka (para ilmuwan)
menemukan cara untuk menanam jamur dan membuat minuman energi dari
jamur. Minuman energi alami ini sangat efektif untuk meningkatkan
kemampuan fisik para atlet untuk memulihkan diri dari kelelahan,”
demikian keterangan KCNA seperti dilansir theguardian.com (30/5/2014).
Meskipun masih hingga saat ini laporan KCNA
itu measih belum secara jelas merinci apa saja bahan ramuannya dan tidak
dijelaskan proses pembutan minuman energi dari jamur tersebut. Mungkin
pertanyaan penting lain, apakah Korea Utara berminat memproduksi minuman
energi secara massal dan akan dijual secara bebas ke pasar
internasional?.
Sejak tampuk pimpinan beralih kepada Kim Jong
Un, sepertinya pemimpin muda Korea Utara ini, mulai serius melirik
perkembangan teknologi industri. Hal ini ditandai dengan diresmikannya
Institut Penelitian Jamur di Pyongyang oleh pemerintah Korea Utara.
Semoga saja langkah ini sebagai awal yang baru bagi kemajuan industri
Korea Utara. [J.Reiza]
No comments